Artikel
Sejarah Desa Randuboto
Desa terakhir Sungai terpanjang di Pulau jawa Yaitu sungai bengawan solo Ini memiliki sejarah yang takkan pernah bisa di lupakan oleh penduduknya bahkan daerah di sekitarnya.
Berawal dari sebuah pohon Randu besar di tengah Desa Randuboto Pada zaman Peradaban Hindu budha. Pohon yang besar dan tinggi hingga terlihat dari desa tetangga ini menyimpan banyak kisah dan sejarah yang sangat panjang.
Selama peradaban pada zaman Hindu Budha di Indonesia. Masyarakat di Desa Randuboto lebih banyak memeluk keyakinan Hindhu. Yang di buktikan dengan adanya Pohon yang menjadi pusat ritual sesembahan pada zaman itu.
Pohon yang berselimut kain Khas bali (kotak-kotak hitam putih) ini tumbuh besar sebelum zaman penyebaran syariah islam di Kabupaten Gresik yang di Gagas oleh sunan Giri ini. Sering dilakukan acara sesembahan layaknya ajaran agama Hindu juga sering di lakukan kegiatan keagamaan seperti Syukuran, dll.
Selain pohon Randu, terdapat juga Batu bata yang belum di ketahuin asal muasalnya yang saat itu di fungsikan sebagai tempat duduk dan meja sesajen. Pada Perjalanan waktu tempat itu di kenal sebagai Randuboto yang di asumsikan dari terdapatnya pohon randu dan batu bata yang dalam bahasa jawa berarti Boto.

Dalam sebuah cerita yang berkembang di masyarakat Desa Randuboto, perkembangan agama islam di desa sangatlah rumit, meski Agama islam telah berkembang di indonesia terutama di Desa Randuboto, peradaban Hindu masih sangat kental, terbukti dengan adanya ritual-ritual hindu yang masih di lakukan.
Hingga pada akhirnnya ada seorang Pemuka agama yang datang dari Kota Jombang yang lebih tepatnya dari Pondok Pesantren Tebu Ireng. Yang mengajarkan banyak hal tentang syariah islam. Beliau yang berjasa dalam bidang pendidikan pada sutu kesempatan mendapati masyarakat yang melakukan ritual hindu.
lalu pada suatu malam beliau melepas kain yang di lilitkan pada pohon Randu tersebut yang pada akhirnya membuat warga resah dan ketakutan. Namun masyarakat tak tahu siapa yang melepas kain di pohon tersebut. Beliau melanjutkannya dengan menebang pohon tersebut yang melunturkan sikap peradaban hindu tersebut.
Lokasi pohon tersebut sekarang telah menjadi Sekolahan yang munjunjung tinggi syariah islam dan berbudi pada sejarah yang di torehkan oleh desanya.,
Meriah, Festival Ngubek Tambak di Randuboto Gresik Padukan Pesta Rakyat dan Edukasi Lingkungan
Konsolidasi Jelang Raker, ISNU Gresik Tanam Pohon di Lokasi DAK PPKT Randuboto Sidayu
Program Bedah Rumah RTLH Kades di Gresik Utamakan Warganya, Meski Rumahnya Juga Layak Dibedah
Pemerintah Desa Randuboto Siapkan Kapal Penyeberangan Senilai Rp 1M Untuk Mempercepat Akses Transportasi
Melejit Jadi Pilot Project Nasional setelah Berhasil Tata Kawasan Kumuh Menjadi Minopolitan
67 Perwakilan Kabupaten/Kota Se- Indonesia Study Banding ke Dermaga Minapolitan Randuboto
Progres Pertama Selesai, Desa Minapolitan Randuboto Gresik Utara Dilanjutkan Tahap Dua
DPRD Gresik Apresiasi Inovasi Randuboto Rakit Minion Feryboat Amazon of Java
Ngabuburit di Atas Perahu Pesiar ala Kampung Nelayan Randuboto Sidayu Gresik
Ubah Kampung Randuboto Sidayu Gresik Jadi Kawasan Minapolitan
Risma Anak Istimewa Dari Desa Randuboto Sidayu Peserta Hafiz Indonesia 2023
Hanya di Desa Randuboto Sidayu, Peserta Vaksinasi Covid-19 dapat Bonus Kerang Hijau
Desa Percontohan Program Nasional, DPMD Kalteng Berkunjung Ke Randuboto